BKSDA Sumsel Usul Pembentukan Tim Konflik Hewan dengan Manusia

Antara
Tim BKSDA SKW II Lahat memasang spanduk peringatan bahaya binatang buas di daerah habitat satwa liar (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) mengusulkan pembentukan tim penanganan konflik satwa-manusia. Tim ini nantinya dibentuk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memudahkan koordinasi pencegahan dan penanganan konflik hewan liar dengan manusia.

"Tim koordinasi itu untuk tingkat provinsi, sedangkan di kabupaten/kota namanya tim satgas, mereka yang mengeksekusi kebijakan dari tim koordinasi," kata Kepala BKSDA Sumsel Genman Suhefti Hasibuan, Kamis (13/2/2020).

Genman menambahkan, tim koordinasi dan satuan tugas penanganan konflik satwa dengan manusia akan menyosialisasikan penyesuaian pola kegiatan pertanian dan perkebunan untuk menghindari terjadinya konflik satwa dengan manusia.

"Seperti kawanan gajah yang melalui kebun, di mana kebun itu memang pakannya gajah, maka tanaman di kebun itu harus diganti dengan tanaman yang tidak disukai gajah, nah untuk mengubahnya ini butuh kebijakan pemangku kepentingan," imbuhnya.

Selain itu, kata Genman, tim penanganan konflik satwa dengan manusia akan menjalankan upaya-upaya pelindungan habitat serta rehabilitasi kawasan hutan, identifikasi kawasan ekosistem esensial, patroli kebakaran hutan dan lahan, serta penegakan hukum.

BKSDA Sumsel sepanjang 2017 sampai 2019 mencatat 83 kejadian konflik manusia dengan satwa liar termasuk harimau, beruang, buaya, dan gajah. Konflik paling banyak terjadi dengan buaya yakni 37 kasus, disusul harimau ada 23 kasus. Sementara gajah ada 13 kasus dan beruang 10 kasus.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Brutal! Anak Bacok Kepala Ayah Kandung di Lubuklinggau Pakai Parang

57 tahun lalu

Jalan Lintas Provinsi Sumsel Putus akibat Banjir, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

57 tahun lalu

Mengerikan! Petani di Riau Lolos dari Maut Setelah Bertarung Sengit dengan 3 Harimau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal