8 BUMN Ini Dibubarkan karena Tidak Efektif Secara Bisnis

Suparjo Ramalan
Menteri Badan Udaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Delapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibubarkan karena dipandang tidak efektif secara bisnis. Pembubaran delapan perusahaan milik negara ini akan dimumkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Kamis (17/3/2022) siang ini. 

Perusahaan dengan tingkat revenue di bawah standar atau kecil akan diswastanisasi. Proses perampingan BUMN disampaikan Erick melalui konferensi pers di Kementerian BUMN. 

"Rekan-Rekan Media Peliput di Lingkungan Kementerian BUMN, sehubungan dengan rencana penyelenggaraan Konferensi Pers Menteri BUMN tentang Pembubaran BUMN, dengan ini kami mengharapkan kehadiran rekan-rekan media dalam konferensi pers dimaksud," demikian isi undangan Tim Hubungan Masyarakat Kementerian BUMN. 

Erick Thohir memang terus mengupayakan pengurangan atau perampingan perusahaan pelat merah hingga 2024 mendatang. 

Erick pun sudah mengantongi nama-nama BUMN yang akan dilikuidasi. Tercatat, ada 8 perusahaan yang secara resmi disampaikan Kementerian BUMN, di antaranya PT PLN Batubara, PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas, PT Kertas Leces (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero).

Lalu, PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Industri Sandang Nusantara (Persero).

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Daerah di Sumsel Dapat Kuota Jargas Rumah Tangga, Ini Daftar dan Biayanya

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Sumsel, Hujan Mengintai Sejumlah Daerah

57 tahun lalu

81 Warga Sumsel Terpapar Covid-19 Hari Ini

57 tahun lalu

Capaian Vaksinasi Pelajar di Sumsel 82 persen

57 tahun lalu

Jadi Tahanan Kota karena Sakit, Pejabat Bank di Sumsel Terancam 20 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal