Polisi Buka Posko Orang Hilang terkait Longsor Tambang Emas Tewaskan 12 Orang di Solok

Rus Akbar
Petugas SAR saat mengevakuasi korban longsor tambang emas di kawasan Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok. (Foto: MPI/Rus Akbar)

PADANG, iNews.id - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar masih mengidentifikasi korban tewas akibat longsor tambang emas tradisional yang diduga ilegal di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok,Provinsi Sumatera Barat.

Polisi juga membuka pokso orang hilang atau antemortem yang berlokasi di kantor Wali Nagari Talang Babungo.

"Posko ini berfungsi sebagai tempat bagi keluarga untuk mendapatkan informasi mengenai korban dan proses identifikasi yang sedang berlangsung," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Sabtu (28/9/2024).

Tim DVI Biddokkes Polda Sumbar, team DVI Polres Arosuka, instansi terkait yang ada di Provinsi dan Kabupaten Solok Arosuka serta masyarakat telah mengevakuasi korban longsor tambang emas. Rinciannya, korban meninggal dunia 12 orang (sudah teridentifikasi), luka ringan 3 orang, luka sedang 2 Orang, dan luka berat 6 orang.

Data terkini hingga Sabtu (28/9/2024) pukul 10.00 WIB menunjukkan total korban 23 orang. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,1 Guncang Solok Sumbar, Pusat Getaran di Darat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,6 Guncang Solok Sumbar

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 2,7 Guncang Solok, Kedalaman 25 Km

57 tahun lalu

Momen Tragis Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Bayi 8 Bulan Diberi Susu sebelum Dihabisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal