Mahfud MD Beberkan Bahaya Jika Kepala Daerah Dibiayai Cukong

Antara
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD (Istimewa)

PADANG, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyoroti gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Salah satunya tentang sumber dana dari pasangan calon (paslon).

"Kepala daerah terpilih yang saat pilkada dibiayai oleh cukong berpotensi melakukan korupsi kebijakan. Ini akan akan lebih berbahaya dampaknya ketimbang korupsi biasa bahkan Covid-19," kata Mahfud saat acara ngopi bersama media di Padang, Sumbar, Kamis (17/9/2020).

Mahfud menambahkan, setelah terpilih, kepala daerah tersebut membuat kebijakan yang tidak sesuai dengan undang-undang.

"Korupsi kebijakan ini lebih berbahaya dari korupsi biasa karena sifatnya berlanjut, kalau korupsi biasa hanya sekali, ada APBN lalu dikorupsi, dihukum lalu selesai, kalau kebijakan tidak seperti itu," katanya.

Saat ditanya apakah ada buktinya kepala daerah yang dibiayai cukong terlibat korupsi, menurut Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini sudah banyak buktinya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Membubung Setinggi 1,6 Kilometer

57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal