4 Ekor Sapi di Sijunjung Positif PMK, Pemprov Sumbar Tutup 10 Pasar Ternak

Budi Sunandar
Dinas Peternakan Sumatera Barat menutup 10 pasar ternak setelah ditemukan empat ekor sapi di Sijunjung positif terjangkit penyakit mulut dan kuku. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id - Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menutup 10 pasar ternak di seluruh kabupaten dan kota. Tindakan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Penutupan ini dilakukan setelah ditemukan empat ekor sapi di Pasar Ternak Palangki, Kabupaten Sijunjung yang positif terjangkit PMK.

"Ditemukan PMK di Pasar Ternak Palangki," ujar Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Erinaldi, Sabtu (14/5/2022).

Selain menutup pasar ternak, pencegahan PMK juga dilakukan dengan membatasi kedatangan hewan ternak dari luar Sumbar. Sebab, empat sapi yang positif terjangkit PMK itu didatangkan dari Pekanbaru, Riau.

Menurut Erinaldi, empat ekor sapi yang terjangkit PMK itu kini tengah menjalani karantina selama 14 hari di Pasar Palangki. 

Tim dokter hewan Dinas Peternakan Sumbar juga melakukan proses penyembuhan agar tidak memicu penyebaran wabah PMK ke hewan ternak lainnya.

"Mulai besok pasar akan ditutup," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

310 Rumah Rusak Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan dari BNPB

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Cek Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur di Sumbar

57 tahun lalu

Update Korban Galodo Agam, 192 Orang Tewas dan 70 Hilang

57 tahun lalu

Akses Jalan di Sumbar Sudah Terbuka, Daerah Terdampak Banjir Kini Bisa Dijangkau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal