Kasus Covid-19 Meningkat, Vaksinasi Booster untuk Anak 6-15 Tahun Diminta Dikaji Lagi

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi vaksinasi booster Covid-19 untuk anak-anak. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id -  Pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster bagi anak-anak berusia 6-15 tahun diminta dikaji lagi oleh pemerintah. Dorongan itu didasari tren kasus Covid-19 meningkat.

“Upaya pemberian vaksin booster bagi anak usia 16-18 tahun sudah baik, namun DPR meminta pemerintah juga mengkaji pemberian booster untuk anak dengan rentang usia 6-15 tahun mengingat saat ini anak-anak sudah aktif kembali bersekolah dan adanya kenaikan kasus Covid-19,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani, Rabu (3/8/2022).

Baginya, vaksinasi booster perlu diberikan pada anak-anak. Itu ditujukan untuk menambah tingkat perlindungan terhadap Covid-19. Apalagi, belakangan waktu terakhir telah ditemukan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Meskipun protokol kesehatan ketat telah diterapkan selama pembelajaran tatap muka, potensi penyebaran Covid-19 tetap ada. Oleh karenanya, kekebalan anak usia sekolah patut dipertimbangkan untuk diberikan booster,” ucap Puan.

Diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberi lampu hijau pemberian vaksin Covid-19 booster pada anak-anak berusia 16-18 tahun menggunakan vaksin Pfizer atau Comirnaty. Pengetatan vaksinasi anak dosis I dan II juga telah dilakukan.

Kendati demikian, Puan mengingatkan anak-anak dengan usia 6-15 tahun juga memiliki kerentanan terhadap serangan Covid-19. Dia berharap, Indonesia dapat berkaca dari Singapura yang akan memberikan vaksinasi booster bagi anak usia 5-11 tahun.

“Bahkan, Singapura juga menargetkan vaksinasi untuk anak-anak berusia 6 bulan ke atas menjelang akhir tahun ini. Indonesia juga perlu mempercepat pengkajian hal yang sama karena saat ini balita adalah kelompok terakhir yang belum terlindungi oleh vaksin Covid-19,” kata Puan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cek Kabar Pembatasan Hijab bagi Karyawati, Anggota DPR Datangi Mal di Purwokerto

57 tahun lalu

Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim, Lulusan SMK Berharta Rp166,5 Miliar

57 tahun lalu

Siswa SD Gantung Diri di Ngada, DPR Minta Usut Dugaan Pungutan Rp1,2 Juta di Sekolah

57 tahun lalu

Banjir Meningkat, Puluhan Warga Banjar Mengungsi ke Dataran Tinggi

57 tahun lalu

MNC Peduli Dorong Minat Baca dan Kreativitas Anak Lewat Program Generasi Cerdas di Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal