Pendeta Ditembak Mati Kelompok Bersenjata usai Pulang dari Gereja

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penembakan. (Foto: Reuters)

KARACHI, iNews.id – Seorang pendeta Kristen ditembakmati oleh kelompok bersenjata dalam sebuah penyergapan di Kota Peshawar, Pakistan, Minggu (30/1/2022). Rekan sang pendeta juga terluka dalam serangan itu.

Reuters melansir, para penyerang tak dikenal menembaki sebuah mobil yang membawa pendeta bernama William Siraj itu.  “Pada waktu itu, korban dan rekannya sedang dalam perjalanan pulang dari gereja di daerah Kota Chamkani,” kata petugas kepolisian setempat, Haroon Khan.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Akan tetapi, wilayah Peshawar belakangan ini memang kerap menjadi sasaran serangan kelompok militan. 

Kebanyakan insiden penyerangan yang terjadi akhir-akhir ini diklaim oleh Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sebuah kelompok yang mengasosiasikan dirinya dengan kelompok Taliban di Afghanistan.

Para pejabat berwenang tidak menyebutkan secara perinci nama gereja Siraj. Sementara rekan korban yang berhasil lolos dari bahaya dalam serangan itu, kini sedang dirawat di Rumah Sakit Lady Reading di kota itu.

Pada 2013, setidaknya 78 orang tewas dalam serangan bunuh diri di luar sebuah gereja Anglikan di Peshawar setelah digelarnya Misa Minggu.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bentrok Berdarah di Perkebunan Sawit Asahan, 2 Karyawan Tertembak di Kepala

57 tahun lalu

Sosok Brigpol Arya Supena, Anggota Polda Lampung yang Tewas Ditembak Pencuri Motor

57 tahun lalu

Pendeta Asal Tomohon Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Makassar, Sempat 5 Hari Dirawat

57 tahun lalu

Lawan Petugas, Begal Sadis Bacok Korban Pakai Celurit di Medan Belawan Ditembak

57 tahun lalu

Tampang Dingin Perampok dan Pembunuh Lansia di Medan, Ditembak karena Coba Kabur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal