Ormas Adat di Sulut Gelar Aksi Damai Tolak Kelompok Radikal dan Intoleran

Jefry Langi
Aksi damai dan pernyataan sikap ormas adat di Sulut mendukung TNI Polri dan menolak kelompok radikal dan intoleran. (Foto: iNews/Jefry Langi)

MANADO, iNews.id - Sejumlah ormas adat Minahasa di Sulawesi Utara yang tergabung dalam Pejuang Minahasa Bersatu menggelar aksi damai menolak kelompok radikalisme dan intoleran di Jalan Sea, Manado, Kamis (26/11/2020). Aksi ini sekaligus mendukung pemerintah, TNI dan Polri untuk menangkap siapa saja yang hendak memecah belah bangsa.

Pantauan iNews, aksi damai melalui pernyataan sikap ini diringi dengan tarian kabasaran yang merupakan tarian tradisional asal Minahasa. Massa adat ini berkumpul dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Salah satu tokoh adat Minahasa Hanny Pantow mengatakan, kegiatan ini merupakan akumulasi dari kekecewaan masyarakat terkait kondisi bangsa saat ini.

"Kita lihat di berita, media sosial di mana-mana ada ada oknum kelompok kebal hukum yang hina Pancasila, Presiden, TNI dan Polri. Ada juga politikus yang kesannya, kesannya ya saya bilang ingin Indonesia ini chaos," ujarnya, Kamis (26/11/2020).

Karena itu, dengan pernyataan sikap ini, ormas adat Minahas mendukung penuh pemerintah, TNI dan Polri untuk bersikap tegas dan menindak oknum tersebut.

"Kami dari tanah Minahasa bersatu, mendukung Pemerintahan Jokowi, TNI dan Polri. Sudah saatnya negara hadir," katanya.

Seusai berorasi dan menyatakan sikap, para anggota ormas adat ini membubarkan diri dengan tertib. Mereka juga tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan memakai masker.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Polisi di Asmat Disidang Disiplin, Disanksi Patsus hingga Tertunda Naik Pangkat

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane Sulut

57 tahun lalu

Daftar Wilayah yang Rasakan Gempa Bitung Magnitudo 5,8, Manado sampai Ternate

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal