Warga di Zona Merah Makassar Diminta Tidak Tonton Pemotongan Hewan Kurban

Antara
Pj Wali Kota Makassar saat diwawancarai wartawan. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNews.id - Warga yang berada di zona merah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diminta tidak ramai-ramai menyaksikan penyembelihan hewan kurban. Sebab hal ini berpotensi menimbulkan kerumunan orang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, kerumunan orang ini dinilai dapat mengakibatkan terjadinya penularan virus corona. Bahkan, wabah tersebut bisa cepat meluas.

"Boleh hadir saat penyembelihan hanya panitia, serta pengirus RT dan RW, termasuk pewakilan penyumbang hewan kurban," kata Rudy di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (24/7/2020) kemarin.

Dia meminta, saat prosesi pemotongan hewan kurban tetap mengacu protokol kesehatan, seperti saling jaga jarak dan memakai masker. Rudy akan meminta camat, lurah hingga RT dan RW saling berkoordinasi.

Mereka juga harus mengatur bagaimana caranya agar tidak terjadi kerumunan saat pengambilan daging kurban. Menurut dia, salah satu caranya yakni mengantar daging kurban ini kepada para penerima.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Idul Adha 1447 H, Ditjen Pendis Kemenag Tebar 1.200 Paket Kurban dan Santuni Anak Yatim

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret hingga Terseret, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

57 tahun lalu

Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 

57 tahun lalu

Perindo Sumut Salurkan 41 Hewan Kurban Serentak di 33 Kabupaten Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal