Viral Video Pasien Kritis di Muna Tak Boleh Pakai Ambulans saat Dirujuk ke Baubau

Andi Ebha
Tangkapan layar ambulans puskesmas tidak bersedia membawa pasien kritis dirujuk ke rumah sakit di Kota Baubau. (Foto: iNews)

MUNA, iNews.id - Video seorang pasien kritis tidak diperbolehkan menggunakan ambulans saat akan dirujuk dari Puskesmas Wakorumba Selatan, Kabupaten Muna menuju Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) viral di media sosial. Pasien tersebut akhirnya dibawa ke rumah sakit menggunakan pikap.

Kepala Desa Wakorumba, Halimin mengatakan, pihak rumah sakit tidak mengizinkan menggunakan mobil ambulans karena alasan belum mengganti oli mobil.

“Sopir mobil sempat mematok biaya jasa pengantaran sebesar Rp1,3 juta terus naik lagi jadi Rp1,5 juta sesuai arahan salah seorang bidan di puskesmas tersebut,” katanya, Jumat (25/4/2025).

Dia mengatakan, pihak kelurga menyayangkan sistem pelayanan puskesmas tersebut, padahal biaya jasa pengantaran telah disepakati.

Kepala Puskesma Wakorumba Selatan, Wa ode Muliani  membantah larangan menggunakan ambulans. Menurut dia, ambulans tersebut tidak dipakai karena belum ganti oli. “Oli mobil belum diganti, sehingga tidak bisa dioperasionalkan,” katanya.

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, korban Randi (21), warga Desa Wakorumba akhirnya meninggal dunia, Kamis (24/4/2024). Jenazah korban sudah dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan di permakaman umum.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Mobil Dikejar Polisi dan Warga di Tegal, Ternyata Gunakan Pelat Nomor Palsu

57 tahun lalu

Viral Sapi Kurban Mengamuk di Banjarmasin, Pria 53 Tahun Tewas Terseret Sejauh 50 Meter

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

Ambulans Bawa Pasien Terjebak Longsor di Mamuju

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal