Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuh. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini kepada sekolah agar para pelaku diproses sesuai aturan.
Irma mengaku tidak terima setelah melihat video pengeroyokan terhadap anaknya. Dia menilai tindakan para pelaku sudah sangat keterlaluan.
"Saya sebagai orang tua korban jelas tidak terima saat melihat video itu. Hati orang tua siapa yang bisa tahan melihat anaknya dipukul, ditendang, diinjak kepalanya," katanya.
Irma juga menyebut anaknya diperlakukan tidak adil. Dia meminta pihak sekolah mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pengeroyokan.
"Anak saya diperlakukan tidak adil seperti itu, diperlakukan seperti binatang. Saya akan laporkan para pelaku ke sekolah," ucapnya lagi.