Terungkap Jenis Senjata yang Digunakan Pelaku Penembakan Pengacara di Bone, Senapan Angin

Wahyu Ruslan
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto. (Foto: Wahyu Ruslan).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi mengungkap jenis senjata yang digunakan untuk menembak pengacara asal Makassar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Senjata yang digunakan ternyata senapan angin.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, hasil pemeriksaan oleh tim Labfor Polri cabang Makassar menemukan proyektil yang bersarang di tulang leher korban. Proyektil tersebut, kata dia jenis senapan angin kaliber berdiameter 8 milimeter.

"Peluru bersarang di tulang leher, setelah dikeluarkan kemudian proyektil itu dibawa ke Labfor dan menyatakan itu adalah peluru senapan angin, bukan senjata api dan sudah dalam keadaan rusak,"  ujar Kombes Didik Supranoto di Mapolda Sulsel, Kamis (2/1/2025). 

Dia menyampaikan, selain telah memeriksa 11 saksi dari keluarga maupun istri korban yang berada di lokasi, petugas juga telah membentuk tim gabungan Polres Bone yang didukung langsung oleh Polda Sulsel untuk mengungkap pelaku penembakan.

Selain itu, lanjut dia petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari barang bukti lainnya di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui siapa dalang dari aksi penembakan tersebut.

"Sekarang masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran pelaku ini. Kepolisian akan menjamin keoluarga korban dan saksi-saksi yang lainnya," ucapnya.

Diketahui, korban bernama Rudi S. Gani (49 tahun) itu tewas tertembak oleh orang tak dikenal (OTK) saat merayakan pergantian tahun bersama keluarganya di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada Selasa, 31 Desember 2024 malam.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Diduga Ditembak Rekannya usai Keributan di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal