Sebut Pandemi Corona Lahan Bisnis, Warga Makassar Tolak Rapid Test

Andi Deri Sunggu
Warga Makassar palang jalan tolak rapid test. (Foto: iNews/Andi Deri)

MAKASSAR, iNews.id - Sejumlah warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menolak rapid test saat petugas mendatangi permukiman di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah. Mereka bahkan mengusir petugas yang datang untuk mengadakan pemeriksaan tersebut.

Insiden penolakan yang terjadi di Jalan Barukan, Lorong Enam, viral di media sosial (medsos). Bahkan mereka memalang jalan dan memasang spandung yang menyatakan bahwa pandemi corona hanya lahan bisnis para mafia.

Dengan adanya pemalangan ini, ambulans petugas medis pun tidak bisa masuk ke lokasi permukiman tersebut. Sejumlah orang yang berjaga-jaga di sekitar pintu masuk pun langsung mengusir dan menyoraki petugas medis yang akan melakukan rapid test.

Motif warga diduga karena mereka takut menjalani karantina selama 14 hari bila terindikasi positif corona. Sebab sebagian besar mereka yang pernah menjalani rapid test dinyatakan reaktif, padahal tidak ada gejala apa-apa.

"Pernah ada yang sudah rapid test, tapi tidak ada gejala apa-apa," kata seorang warga, Anwar, di Kota Makassar, Sulsel, Minggu (7/6/2020).

Menurut dia, aksi penolakan terjadi pada Sabtu (6/6/2020) kemarin. Bahkan warga memasang palang di pintu masuk lorong agar petugas medis tidak bisa masuk, serta memasang spanduk penolakan keras rapid test.

"Tapi palang sudah kami buka. Kemarin saja dipalang waktu petugas medis mau datang," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Makassar, Antrean Bus dan Truk Mengular di SPBU

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk 10 Roda Jatuh dari Jembatan Overpass Makassar, Timpa 2 Rumah Warga

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat 2 Rumah di Makassar, Belasan Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Viral Jukir di Makassar Dibacok 2 Pemuda gegara Tersinggung Masalah Bensin

57 tahun lalu

Kronologi Pengurus OSIS SMP di Makassar Dikeroyok Teman Sekolah usai Razia Vape

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal