Polisi Kantongi Terduga Pelaku Perdagangan Manusia di Makassar, Semua Perempuan

Faisal Mustafa
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul. (Foto: Sindonews).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi telah mengantongi identitas pelaku yang diduga terlibat dalam perdagangan manusia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kasus ini dilaporkan setelah ada remaja di bawah umur yang berhasil kabur sebelum diberangkatkan ke Kepulauan Aru Maluku.

Korban berinisial ID (17) kabur dari wisma tempat penampungan remaja-remaja perempuan di bawah umur, sebelum berangkat ke daerah tujuan. Para terduga pelaku mengiming-imingi korban bekerja sebagai pramuria tempat karaoke. Ternyata mereka mengetahui akan dijadikan PSK.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul mengatakan, kasus yang dilaporkan ID masih dalam penyelidikan petugas. Namun para pelaku sudah dikantongi identitasnya.

"Kalau sudah naik sidik (penyidikan) baru kita lakukan upaya hukum terhadap dua sampai tiga orang ini. Semuanya (pelaku) wanita," kata Kompol Agus di Kota Makassar, Sulsel, Senin (14/12/2020).

Kepolisian kali ini sedang mengagendakan gelar perkara. Petugas akan menyesuaikan keterangan korban dan sejumlah alat bukti yang telah disita. Mulai dari salinan isi percakapan, KTP baru, hingga bukti pembelian tiket pemberangkatan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Makassar, Antrean Bus dan Truk Mengular di SPBU

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk 10 Roda Jatuh dari Jembatan Overpass Makassar, Timpa 2 Rumah Warga

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat 2 Rumah di Makassar, Belasan Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Viral Jukir di Makassar Dibacok 2 Pemuda gegara Tersinggung Masalah Bensin

57 tahun lalu

Kronologi Pengurus OSIS SMP di Makassar Dikeroyok Teman Sekolah usai Razia Vape

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal