Pelantikan Kepala Daerah Terpilih, DPRD Sulsel: Memang Menunggu SK Mendagri

Anicholla
Anggota DPRD Sulsel, Rudy Pieter Gony. (Foto: Sindonews).

MAKASSAR, iNews.id - Anggota dewan memastikan belum terlaksananya pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2020 lalu bukan salah Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. Sebab ada prosedur yang mesti diikuti pemerintah.

Anggota DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni mengatakan, tidak benar kalau Nurdin Abdullah akan menunda pelantikan kepala daerah, khususnya Wali Kota Makassar terpilih.

"Sampai saat ini SK dari Mendagri belum keluar. Yang salah itu kalau SK dari Mendagri keluar, baru Pak Gubernur tidak melantik," kata Rudy di Kota Makassar, Rabu (10/2/2021).

Menurut dia, polemik ini bukan lah salah Nurdin Abdullah sebagai gubernur. Sebab yang mengeluarkan SK atau surat keputusan merupakan pemerintah pusat dari instansi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Jadi jangan yang disalahkan gubernurnya, apalagi akan ada aksi yang sebagian masyarakat ke kantor gubernur terkait isu penundaan pelantikan. Karena setahu saya belum ada SK dari Mendagri," ujarnya.

Menurut dia, dalam aturan pelantikan kepala daerah terpilih. Yakni keluarnya SK dari Mendagri, lalu surat tersebut menjadi acuan gubernur melantik pejabat.

"Jadi soal pelantikan kepala daerah, wali kota atau bupati, gubernur mengacu ke SK Mendagri," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 

57 tahun lalu

Pria di Makassar Babak Belur Dihajar Massa, Diduga Hendak Curi Motor Warga

57 tahun lalu

Anak Durhaka! Pria di Makassar Ancam Bunuh Ayah Pakai Parang gegara Judol 

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal