Nasib Guru Honorer di Makassar Terancam, Pemerintah Diminta Pertimbangkan Masa Bakti Para Tenaga Pengajar

Sindonews
Vivi Riski Indriani
Para guru yang tergabung dalam PGRI. (Foto: Sindo).

MAKASSAR, iNews.id - Ribuan guru honorer di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terancam putus kontrak. Pemerintah diminta mempertimbangkan nasib guru non-ASN yang mengabdi sudah cukup lama sebagai tenaga pendidik.

Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ahmad Hidayat, berharap pemerintah bisa memprioritaskan guru honor dan kontrak bisa menjadi PNS atau PPPK dengan melihat masa kerja mereka.

"Supaya mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi bisa meningkat statusnya sehingga nasib mereka juga berubah," kata Ahmad Hidayat kepada wartawan, Jumat (24/1/2020).

BACA JUGA: Dinas Pendidikan Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Guru Honorer di Makassar pada 2020

Apalagi, kata dia, kebutuhan guru di Kota Makassar masih sangat mendesak. Setiap tahunnya ada banyak guru yang berstatus PNS pensiun, dan jumlah mereka tak sebanding dengan pengangkatan guru ASN yang baru.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
37 menit lalu

Beredar Kabar PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, BKD Jateng Bongkar Faktanya

1 hari lalu

Pengukuran Lahan di Makassar Berujung Ricuh, Warga Bentrok dengan Polisi

1 hari lalu

Terungkap! Polisi Gadungan yang Dekati Bu Guru ASN di Jember Ternyata Driver Online

5 hari lalu

Rumah ASN di Mamasa Dirusak OTK, Polisi Dalami 3 Motif Ini

5 hari lalu

Viral Video Penyerangan di Makassar, Ternyata Anak SD Main Perang-perangan Pakai Kertas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal