Miris, Anak di Parepare Sulsel Gugat Bapak Gara-Gara Aset SPBU

Ichsan Anshari
Abdul Mukti, pengusaha asal Kota Parepare yang digugat anak kandung gara-gara masalah saham perusahaan. (Foto: iNews/Ichsan Ansari).

PAREPARE, iNews.id - Seorang pengusaha asal Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggugat bapak kandungnya di pengadilan. Penyebabnya karena masalah kepemilikan saham Rp300 juta di SPBU Soreang.

Tergugat, Abdul Mukti Rachim, harus merasakan pahitnya digugat oleh anak kandungnya sendiri yang bernama Ibrahim Mukti. Masalahnya bermula karena pembagian deviden atau keuntungan tahunan perusahaan.

"Dia itu awalnya tidak bekerja. Saya kasih dia pekerjaan di SPBU punya saya, sekarang saya malah dituntut karena masalah keutungan pom bensin itu," kata Abdul Mukti kepada wartwan di Pengadilan Negeri Parepare, Rabu (13/11/2019).

Menurutnya, sang anak mengklaim memiliki saham atas SPBU tersebut. Padahal, tidak ada bukti satupun terkait kepemilikan saham atas nama Ibrahim Mukti. Sebab, dia hanya diminta bekerja di perusahaan milik sang bapak.

"Ini namanya anak durhaka. Sudah dibesarkan, disekolahkan, dan diberikan pekerjaan, sekarang malah menuntut saya," ujar dia.

Sengketa perdata antara anak dan bapak kandung ini telah memasuki tahap keenam, yakni pemaparan saksi tergugat. Namun tahap ini mengalami penundaan, karena pihak tergugat masih akan menghadirkan satu orang saksi.

Sidang akan kembali dilanjutkan pada Senin 18 November mendatang. Abdul Mukti mengaku, kondisi fisiknya saat ini sudah mulai sakit-sakitan, ditambah digugat perdata oleh sang anak.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Makassar, Antrean Bus dan Truk Mengular di SPBU

57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Antrean Pertalite Mengular di SPBU Bandung

57 tahun lalu

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Warga Lamongan Beralih ke Pertalite

57 tahun lalu

Polda Babel Bongkar Penimbunan Solar Subsidi 8.000 Liter, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Kacab di Palopo Kabur usai Isi BBM Rp412.000, Datang Minta Maaf setelah Viral

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal