MAKASSAR, iNews.id - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka menyampaikan belasungkawa atas gugurnya lima prajurit Yonif 725/Woroagi dan tujuh kru helikopter MI-17 TNI AD, yang jatuh di Pegunungan Mandala, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.
Pangdam berharap pengabdian dan perjuangan serta ibadah almarhum diterima Allah SWT dan mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya.
“Kami beserta Keluarga Besar Kodam XIV Hasanuddin turut berbela sungkawa atas gugurnya lima prajurit Yonif 725/Woroagi dan tujuh kru Heli MI-17, saat melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di wilayah Papua. "Bagi keluarga maupun rekan-rekan almarhum semoga sabar dan tabah menghadapi musibah ini," katanya di Makassar, Minggu (16/2/2020).
Selain menyampaikan belasungkawa pada keluarga korban, Pangdam telah memberikan santunan kepada lima keluarga prajurit Yonif 725 yang gugur tersebut dan memerintahkan komandan batalyon untuk mengurus administrasi atas hak-hak almarhum dari negara. "Termasuk Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dan klaim asuransinya," kata Andi Sumangerukka.
Sebelumnya, sebanyak 12 jenazah korban jatuhnya helikopter MI-17 milik Penerbad tiba di Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura. Jenazah itu yang pagi tadi berhasil dievakuasi ke Bandara Oksibil, Sabtu (15/2/2020).