Inovatif, Alumni Unhas Makassar Ciptakan Alat Rapid Test Massal seperti di Korea

Yoel Yusvin
Alat rapid test massal yang buatan alumni Unhas Makassar. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

MAKASSAR, iNews.id - Alumni mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) bekerja sama dengan persatuan dokter di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), merakit alat rapid test menyerupai bilik sterilisasi. Alat ini diyakini dapat mencegah penularan virus corona.

Pembuatan alat rapid test ini didesain dan dimodifikasi serupa alat rapid test massal yang dipakai Pemerintah Korea. Dengan begini, seluruh warga di Kota Makassar dapat memeriksa kondisi kesehatan mereka bila khawatir terjangkit Covid-19.

"Pembuatan satu bilik ini selama dua hari," kata seorang alumni Unhas perakit rapid test massal, Sujatman Saputer, kepada wartwan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (2/4/2020).

Menurut dia, konsep alat rapid test massal ini sudah dipakai di Korea, sehingga dia bersama rekan-rekannya meniru dan memodifikasi alat tersebut. Dengan alat ini, dokter bisa memeriksa kondisi kesehatan pasien, tanpa harus tertular virus corona.

Dia mengatakan, alat ini dibuat dengan sekat pemisah antara dokter dan pasien. Bahan yang dipakai antara lain, besi sebagai kerangka, polikarbonat untuk pembatas, lampu ultraviolet dan hand gloves untuk dokter memeriksa pasiennya.

"Memang sudah disiapkan pembatas dan sarung tangan ini agar tidak mencemari dokternya," ujar dia.

Rencananya alat rapid test ini akan diserahkan ke rumah sakit rujukan Covid-19. Dia berharap dengan bilik pemeriksaan ini dapat mencegah wabah virus corona di Kota Makassar dan wilayah Sulsel, termasuk mengurangi potensi dokter tertular penyakit tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal