Gubernur Nurdin Abdullah Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka di Sulsel

Sindonews
Syachrul Arsyad
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

MAKASSAR, iNews.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, meminta rencana belajar tatap muka di Kabupaten Bulukumba, ditunda sementara waktu. Sebab masih perlu kajian lebih dulu mempertimbangkan sisi epidemiologisnya.

Menurut Nurdin, arahan ini juga berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Sebab kasus Covid-19 di sejumlah daerah masih cenderung turun naik, dan harus diwaspadai.

"Memang melandai. Secara umum Rt (reproduksi efektif) kita sudah 0,92, berarti sudah di bawah satu. Tapi kita tidak boleh anggap enteng," kata Nurdin di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (5/4/2020).

Pertimbangannya, sekolah tatap muka berpotensi memunculkan kerumunan di sekolah. Aktivitas ini bisa memicu penyebaran virus lebih meluas jika tak ada protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, pemetaan wilayah kerawanan Covid-19 di Sulsel menjadi pertimbangan lainnya. Bila ada daerah yang masuk zona hijau, kata dia, belum tentu bisa langsung menerapkan sekolah tatap muka di dalam kelas.

"Makanya tunggu dulu hasil kajian tim epidemiologi kita. Mana daerah-daerah yang kira-kira sudah bisa melakukan tatap muka, tapi terbatas. Begitu juga waktunya tidak bisa sekaligus," ujar dia.

Menurut dia, pemerintah kabupaten/kota harus dapat menjamin kesiapan sistem dan infrastruktur pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah. Misal dengan ketersediaan fasilitas untuk cuci tangan, jaga jarak, dan disiplin masker.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 

57 tahun lalu

Pria di Makassar Babak Belur Dihajar Massa, Diduga Hendak Curi Motor Warga

57 tahun lalu

Anak Durhaka! Pria di Makassar Ancam Bunuh Ayah Pakai Parang gegara Judol 

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal