MAKASSAR, iNews.id – Puluhan mahasiswa berdemonstrasi ke Kantor Bupati Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (5/10/2020). Massa memprotes pemasangan alat peraga kampanye (APK) salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati peserta Pilkada Bulukumba di mobil pengawal Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.
Dari pantauan iNews, massa nyaris bentrok dengan anggota Satpol PP saat demo di depan pintu masuk Kantor Bupati Bulukumba, Jalan Jenderal Sudirman. Mahasiswa berusaha menerobos masuk dengan mendorong pintu pagar Kantor Bupati Bulukumba. Namun, petugas Satpol PP yang berjaga berupaya menghalangi aksi mahasiswa.
Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menyesalkan APK Paslon Nomor Urut 3, Tomy Satria-Andi Makkasau, yang diduga terpasang di mobil pengawal Satpol PP dan Damkar Bulukumba. Foto pemasangan APK itu sempat viral di media sosial.
Mahasiswa mendesak Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali untuk mengevaluasi kinerja dan mencopot kepala Satpol PP dan Damkar Bulukumba. Massa menduga pemasangan APK itu karena kepala Satpol PP mendukung salah satu paslon yang bertarung di Pilkada Serentak 2020.
“Kami melihat ada kejanggalan dalam proses pilkada. Kami meminta kepada ASN agar menjaga netralitas di Pilkada Bulukumba sesuai aturan agar tidak memicu konflik. Oknum ASN yang tidak netral harus dipecat,” kata salah satu mahasiswa saat orasi.