Beredar Pesan Berantai Bernada Provokasi Mencatut Nama Bupati Bulukumba

Sindonews
Eky Hendrawan
Ilustrasi hoaks. (Foto: Istimewa).

BULUKUMBA, iNews.id - Pesan berantai via grup Whatsapp yang mengatasnamakan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, beredar luas di masyarakat. Imbauan tersebut dinilai bersifat provokatif, namun dipastikan hoaks.

Dalam pesan tersebut tertulis "Informasi dari Pak Bupati Bulukumba via WA". Dalam imbauan ini disebutkan agar umat Muslim di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), bisa lebih waspada terhadap penularan virus corona.

Sebab saat ini ada oknum dari kelompok yang dilarang hidup di NKRI (komunis) menularkan virus corona kepada ulama-ulama melalui petugas medis di rumah sakit.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, membantah kalau imbauan tersebut bukan dari dirinya. Dia memastikan kabar tersebut hoaks, karena dia tidak pernah mendapat informasi atau berita semacam itu, apalagi mengirimkannya.

"Saya minta masyarakat tetap tenang dan jangan percaya informasi tersebut, apalagi percaya kalau postingan itu dari bupati," kata AM Sukri di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Rabu (13/5/2020).

Dia menyayangkan adanya pihak-pihak yang mengambil kesempatan di tengah wabah Covid-19. Mereka berupaya melakukan provokasi dan adu domba di tengah-tengah masyarakat.

Padahal warga justru harus diberikan informasi yang positif. Publik perlu mendapat edukasi yang matang agar bisa sama-sama memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Keji! Pemuda di Bulukumba Tega Bunuh Ayah Kandung gegara Dendam Tak Diakui Anak

57 tahun lalu

Kronologi Pemuda Bunuh Ayah Kandung gegara Tak Dibelikan Motor di Bulukumba

57 tahun lalu

Bulukumba Gempar, Pemuda Tega Bunuh Ayah Kandung gegara Tak Dibelikan Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal