Begini Penjelasan Dokter RSUD Bulukumba yang Bedah Leher Pasien dan Batalkan Operasi

Sindonews
Eky Hendrawan
Pasien Gondok di RSUD Bulukumba yang batal dioperasi meski sudah dibedah lehernya. (Foto: Sindonews).

BULUKUMBA, iNews.id - Dokter bedah RSUD Sultan Daeng Radja yang membatalkan operasi meski sudah membedah leher pasiennya, memberikan penjelasan ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bulukumba. Tindakan itu diambil karena alasan medis agar tidak membahayakan kondisi pasien.

Sekertaris IDI Bulukumba, dr Firdaus mengatakan, dokter RSUD tersebut dr Junaid membatalkan operasi kepada pasien bernama Dume (60), karena pertimbangan medis.

"Dia menjelaskan bahwa pada saat sudah dibelah, gondoknya masuk ke dalam rongga paru-paru (toraks)," kata Firdaus kepada wartawan di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Rabu (12/2/2020).

Pembengkakan pasien masuk ke rongga toraks dan ada pelengkatan di pembuluh darah besar. Menurut dia, begitu melihat kondisi tersebut, dr Junaid harus lebih dulu konsultasi ke dokter ahli bedah toraks

Namun karena di RSUD Sultan Daeng Radja tidak memiliki ahli bedah toraks, dia pun berinisiatif untuk menutupnya kembali karena ini akan sangat berisiko tanpa ada bantuan spesialis bedah paru-paru.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keji! Pemuda di Bulukumba Tega Bunuh Ayah Kandung gegara Dendam Tak Diakui Anak

57 tahun lalu

Kronologi Pemuda Bunuh Ayah Kandung gegara Tak Dibelikan Motor di Bulukumba

57 tahun lalu

Bulukumba Gempar, Pemuda Tega Bunuh Ayah Kandung gegara Tak Dibelikan Motor

57 tahun lalu

Usai Banjir Bandang, RSUD Aceh Tamiang Kembali Layani Pasien

57 tahun lalu

Pasien Korban Banjir Membeludak, RSUD Pidie Jaya Kekurangan Perawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal