Update Bencana Kelaparan di Papua Tengah: 7.500 Jiwa Terdampak, 6 Meninggal

Binti Mufarida
Bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana kelaparan di Papua Tengah segera disalurkan. (Foto: iNews/Nathan Making)

JAKARTA, iNews.id - Updatebencana kelaparan di Distrik Agandugume dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kurang lebih 7.500 orang terdampak bencana kelaparan dan enam orang meninggal dunia.

Satu di antaranya korban meninggal yakni seorang bayi. Korban diduga meninggal karena diare dan dehidrasi.

Merespons hal ini, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, akan mengirimkan sejumlah bantuan ke Papua Tengah untuk mengatasi bencana kelaparan. Total ada sebanyak 50 ton beras dan juga makanan serta peralatan lain untuk pengungsi akan dikirimkan.

“Makanan siap saji 10.000 paket, rendang kemasan 3.000 paket, susu protein 3.000 paket, sembako 3.000 paket. Selanjutnya tenda gulung 2.000 paket, selimut 10.000 lembar, matras 2.000 lembar, kasur lipat 2.000 buah, pakaian anak 2.000 stel, pakaian dewasa 2.000 stel, tenda pengungsi 4 unit, genset listrik 20 unit, motor trail 3 unit dan beras 50 ton,” ujar Suharyanto, Senin (31/7/2023).

Selain distribusi bantuan makanan, juga akan disalurkan obat-obatan serta penyuluhan kesehatan juga dilakukan secara berkala. Operasi pemantauan dan penanganan kesehatan ini juga didampingi oleh Emergency Medical Team (EMT) Regional Papua.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

57 tahun lalu

Korban Penembakan di Kembru Papua Bertambah Jadi 12 Orang, 1 di Antaranya Anak-Anak

57 tahun lalu

Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal