TNI-Polri Selidiki Video Viral Rencana Perang KKB di Paniai

SM Said
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Video viral rencana perang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Paniai, Papua, diselidiki TNI-Polri. Dalam rekaman tersebut komplotan bersenjata ini menargetkan kepala daerah, warga hingga penerbangan sipil.

Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Arh Reza Nur Patria mengatakan, akan mengecek terlebih dahulu kebenaran video yang beredar ini sebelum mengambil tindakan.

"Saya akan mencek informasi tersebut," kata Letkol Arh Reza Nur Patria saat dikonfirmasi di Kota Jayapura, Papua, Kamis (18/3/2021).

Senada dengan Kapendam Cenderawasih, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal juga akan memastikan adanya rekaman viral ini. Lalu petugas baru akan menyelidikinya.

"Coba saya cek dulu ya informasinya," katanya.

Dalam video yang beredar terjadi percakapan antaranggota KKB lewat HT. Komunikasi berdurasi 15 menit 29 detik ini beredar mengenai rencana aksi teror mereka menyerang Kabupaten Paniai.

Video tersebut tersebar pada 14 Maret 2021 lalu. Mereka yang berkomunikasi via HT ini merupakan anggota KKB Intan Jaya di Distrik Kebo.

Dalam rekaman tersebut, terdapat tiga orang KKB yakni satu orang memegang HT, Seorang lagi membawa senjata api laras pendek jenis revolver, dan satu orang merekam.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

57 tahun lalu

Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena

57 tahun lalu

Polisi Amankan 14 Orang usai Laga Ricuh di Stadion Lukas Enembe

57 tahun lalu

Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB di Dogiyai, Senjata SS1 hingga Busur Panah Disita

57 tahun lalu

Polda Papua Siaga Penuh Jelang Persipura vs Adhyaksa, Kerahkan 700 Personel Gabungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal