Terungkap, Kepala Kampung di Nduga Beli Amunisi Rp150 Juta untuk KKB Pakai Dana Desa

Antara
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani. (ANTARA/Evarukdijati)

JAYAPURA, iNews.id - Seorang kepala kampung di Kabupaten Nduga, Papua ditangkap polisi. Dia diduga menyuplai dana kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kenyam untuk membeli amunisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani mengatakan, baru satu dari tiga kepala kampung yang diduga mendanai pembelian 615 butir peluru yang ditangkap di Kabupaten Yalimo beberapa waktu lalu.

Identitasnya diketahui berinisial TL, kepala Kampung Wusi, Distrik Wusi, Kabupaten Nduga yang ditangkap di Kenyam 4 Agustus lalu. Hasil pemeriksaan, dia mengaku memberi amunisi seharga Rp150 juta.

"Memang baru satu kepala kampung yang ditangkap, sedangkan dua lainnya sudah diketahui identitasnya. Termasuk sekretaris kampung yang meminta uang ke kepala kampung dengan alasan membantu mahasiswa," kata Rahmadani, Senin (8/8/2022).

Menurutnya, penangkapan TL dilakukan setelah penyidik mendalami asal dana yang digunakan AM, seorang ASN asal Kabupaten Nduga yang ditangkap di Yalimo bersama 615 peluru.

"Diduga uang yang digunakan berasal dari dana kampung atau dana desa," ucapnya.

Temuan 615 peluru berbagai kaliber ini diamankan sebelum diterima KKB pimpinan Egianus Kogoya. Amunisi ini diduga dibeli dari oknum anggota TNI AD seharga Rp200.000/butir. Saat ini dua oknum anggota TNI AD ditahan karena diduga terkait penjualan 615 peluru.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 jam lalu

Beredar Video Keji KKB Eksekusi 3 Warga Sipil di Yahukimo, 2 Korban Pasutri

21 jam lalu

Keji! 3 Warga Sipil di Yahukimo Tewas Dibantai OPM Pimpinan Kopitua Haluka 

2 hari lalu

Terungkap! Polisi Gadungan yang Dekati Bu Guru ASN di Jember Ternyata Driver Online

4 hari lalu

Polisi Telusuri Asal 3 Senpi Milik KKB Yahukimo, Buru Jaringan Pemasok Persenjataan

5 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal