Terduga Pembacok Pedagang di Sugapa Sebut Anggota KKB Jadi Walker Terlibat

Antara
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri, menyebut anggotanya sudah menyelidiki kasus penganiayaanpedagang di Sugapa. Seorang terduga pembacokan mengaku tak terlibat perkara tersebut.

Seorang pelaku berinisial MS mengatakan, pelakunya merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Jadi Walker yang memang berada di Kabupaten Intan Jaya.

"Memang benar MS membantah menganiaya korban yang saat itu sedang berjualan di depan Kantor BPD," kata Irjen Pol Mathius di Kota Jayapura, Papua, Selasa (20/4/2021).

Dalam pemeriksaan itu, MS menyebut pelakunya atas nama Niko Magai, anggota KKB Jadi Walker. Namun anggota tak langsung percaya dan langsung mendalami kasus penganiayaan ini.

"Polisi juga mengamankan rekan terduga pelaku, AS beserta barang bukti yakni parang dan kampak," ujar Kapolda.

Dua terduga pelaku berinisial MS dan AS ini masih diamankan di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga mendalami adanya keterlibatan anggota KKB.

Sebelumnya pedagang bubur kacang hijau di Sugapa kritis setelah dianiaya orang tak dikenal. Pelaku meninggalkan motor di TKP yang teridentifikasi milik MS.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

57 tahun lalu

Kronologi Pak Ogah Tendang Wanita Hamil di Deli Serdang, Emosi Takut Direkam dan Viral

57 tahun lalu

Tampang 2 Penganiaya Wanita Hamil di Deli Serdang saat Ditangkap, Muka Ciut Tak Lagi Garang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal