Tak Terima Manfaat, Masyarakat Adat di Jayawijaya Tolak Otsus Dilanjutkan

Antara
Masyarakat adat di Jayawijaya menyatakan sikap menolak otsus. (Foto: Antara).

WAMENA, iNews.id - Masyarakat adat dari Suku Yali Hubula di Kabupaten Jayawijaya, Papua, menolak otonomi khusus (otsus) dilanjutkan. Sebab mereka tidak merasakan manfaat dari kebijakan tersebut.

Ketua Lembaga Suku Yali Hubula, Simon Surabut mengatakan, selama 20 tahun otsus tahap pertama berjalan, tidak semua masyarakat Papua sejahtera. Selain itu tidak semua persoalan selesai.

"Termasuk kekayaan alam dan kekayaan bumi lainnya. Berdasarkan dengan itu, kami masyarakat lembaga Suku Yali Hubula menolak otsus," kata Simon di Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (17/10/2020).

Tokoh gereja Kiname Yikwa ini mengatakan dana otsus yang diberikan untuk Papua sangat besar, namun tidak dirasakan oleh seluruh masyarakat.

"Hal inilah yang membuat masyarakat kecewa," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 11 Korban Tewas Kebakaran Ruko di Wamena, Termasuk Anak 2 Tahun

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Kebakaran Ruko di Wamena, 11 Orang Tewas Terjebak Api

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Ruko di Wamena, 11 Orang Tewas

57 tahun lalu

Konflik Tanah Ulayat di Manggarai NTT, 2 Kelompok Adat Nyaris Perang Tanding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal