Suarakan Perlawanan dengan Aksi Brutal, OPM Layak Dianggap Teroris

Andi Mohammad Ikhbal
OPM dan KKB di Papua. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Pemerintah diminta menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai teroris. Karena tindakan mereka selama ini telah menyuarakan perlawanan terhadap negara dan menebarkan ketakutan ke warga.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP), Efriza mengatakan mengatakan, OPM sudah layak dikatakan sebagai teroris karena aksi-aksi brutal mereka selama ini.

"OPM selama ini jelas-jelas menolak secara tegas Otonomi Khusus (otsus) Papua dan meminta agar Papua merdeka penuh dari Indonesia," kata Efriza saat dikonfirmasi, Minggu (17/1/2021).

Selain menyerang warga dan anggota TNI-Polri yang bertugas, tindakan dari kelompok-kelompok pro separatis tersebut baru-baru ini, membakar pesawat MAF pada 6 Januari lalu di Kabupaten Intan jaya, Papua.

"Kekejaman kelompok pro OPM ini juga menembaki helikopter milik TNI yang membawa logistik untuk bantuan dan keperluan masyarakat," ujarnya.

Padahal di satu sisi, Pemerintah terus berupaya membangun daerah dan menyejahterakan masyarakat di Papua. Namun tindakan OPM malah berseberangan, menunjukkan ketidaksetujuan dengan pembangunan tersebut.

"Karena itu pendekatan kesejahteraan juga perlu dibarengi dengan pendekatan militer untuk memberikan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat Papua dan dengan memasukkan OPM sebagai organisasi teroris di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal