Polisi Negosiasi dengan Warga agar Buka Palang di Jalan Raya Sarmi

Andi Mohammad Ikhbal
Polisi negosiasi dengan warga di Sarmi Papua terkait aksi pemalangan jalan. (Foto: Istimewa).

SARMI, iNews.id - Polisi bernegosiasi dengan warga agar membuka palang di jalan raya, Kabupaten Sarmi, Papua. Pemalangan ini dilakukan karena mereka protes pekerjaannya belum dibayar.

Pemalangan ini bertempat di Kampung Bagaiserwar II, Kecamatan Sarmi. Motifnya, warga protes lantaran ongkos pekerjaan penimbunan Jembatan mega belum dibayarkan sampai sekarang.

Kanit Binmas Polsek Sarmi, Bripka Obed May, mendatangi TKP pemalangan jalan dan mengimbau agar membuka palang  karena mengganggu ketertiban umum bagi penguna jalan raya.

"Kami mendatangi Kepala Distrik Sobey Simon Yaas dan bersama-sama mendatangi TKP kemudian bernegosiasi dengan warga agar membuka palang jalan," kata Bripka Obed May.

Salah satu warga, Maurids Yaas mengatakan, warga protes karena pembayaran ongkos kerja yang harusnya dilunasi pada 15 Oktober lalu sampai sekarang belum juga direalisasikan.

"Saat negosiasi ini warga juga menyampaikan aspirasinya, mereka akan kembali memalang jalan dengan menebang pohon kelapa dekat dengan Jembatan Mega bila ongkos ini tak juga diberikan," ujarya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Pemotor Tewas Tabrak Bus Damri di Sarmi Berujung Aksi Palang Jalan

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Sarmi Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,6 Guncang Sarmi Papua

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 5,3 Guncang Sarmi Papua, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,1 Guncang Sarmi Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal