Persediaan Hazmat untuk Tangani Pasien Covid-19 di Sejumlah RS Jayapura Menipis

Antara
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Persediaan hazmat atau hazardous material suit yang digunakan saat menangani pasien Covid-19, mulai menipis di sejumlah rumah sakit di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Pakaian ini dibutuhkan oleh tenaga medis seperti dokter dan perawat agar tidak terkontaminasi virus corona selama merawat pasien.

"Memang sudah ada laporan terkait menipisnya persediaan hazmat. Kami akan mencari solusi untuk membantu," kata Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM) di Jayapura, Jumat (17/7/2020).

Dia menjelaskan, walaupun alat pelindung diri (APD) hazmat saat ini terbatas, pelayanan terhadap pasien Covid-19. Tenaga medis masih bisa tetap maksimal bekerja dengan menggunakan hazmat yang tersedia.

Wali Kota berharap persediaan hazmat bisa segera ditambah sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19 dapat lebih maksimal. Apalagi, di wilayah Kota Jayapura terdapat tujuh rumah sakit yang menangani dan menjadi rujukan Covid-19.

​​​Dia menambahkan,dia mendapat laporan RS Provita, salah satu rumah sakit ditutup pada Jumat pagi. Penutupan layanan kesehatan itu disebabkan banyaknya tenaga kesehatan yang positif Covid-19. "Jadi, selain merawat para tenaga kesehatan yang positif Covid-19, juga sudah dilakukan sterilisasi gedung," kata Wali Kota Jayapura.

Diketahui, jumlah warga yang positif Covid-19 di Kota Jayapura hingga Kamis (16/7/2020) tercatat sebanyak 1.442 orang. Sebanyak 912 orang di antaranya masih dirawat, 513 orang sembuh, dan 17 orang meninggal. Sementara jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Papua tercatat sebanyak 2.424 orang. Warga yang masih dirawat 1.199 orang dan 26 orang meninggal.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal