Peringati HUT RI, Kepala Suku Opitawak: Cinta Kami ke Indonesia Harga Mati

Kastolani Marzuki
Warga Kampung Opitawak, Papua mengikuti lomba makan kerupuk pada peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI yang digelar Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK Kostrad. (Foto: Dispenad)

JAKARTA, iNews.id – Masyarakat Kampung Opitawak, Kabupaten Mimika, Papua antusias mengikuti peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI yang digelar Satgas Yonif 754/ ENK Kostrad.

Dansatgas Pamrahwan Yonif 754/ENK, Mayor Inf Dodi Nur Hidayat mengatakan, personel jajarannya bersama masyarakat Kampung Opitawak ikut memeriahkan peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melaksanakan berbagai macam perlombaan pada Sabtu (17/8/2019).

“Perlombaan yang dilaksanakan pun beragam, di antaranya lomba makan kerupuk, balap kelereng dan balap karung dan lain sebagainya. Namun ada sedikit yang  berbeda yaitu lomba memanah yang dilakukan di Kampung Opitawak tersebut," ucap Dansatgas keterangans tertulisnya di Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (18/8/2019).

Dia mengatakan, momentum hari kemerdekaan ini untuk meningkatkan kebersamaan antara Satgas dan warga. “Kegiatan yang dipimpin Danki Satgas, Lettu (Inf) Hamka juga dihadiri oleh Kepala Suku Kampung Opitawak, Bapak Cornelis Omabak dan Pendeta Sakius Omabak," ucapnya.

Dodi Nur Hidayat menambahkan, selain memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia, perlombaan ini juga untuk meningkatkan  kebersamaan dengan warga di wilayah Tembagapura.

"Selain itu, melalui kegiatan ini Satgas ingin berbagi kebahagian bersama warga, sekaligus mewujudkan Kemanunggalan TNI bersama Rakyat," katanya.

Kepala Suku Opitawak, Cornelis Omabak menuturkan, dirinya bersama warga begitu bahagia bisa bersama-sama dengan anggota Satgas memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

“Lihatlah anak-anak bersama orang tua tak mau ketinggalan, ikut berlomba. Bukan hadiahnya, tapi ungkapan kemeriahan merayakan hari kemerdekaan ini,” katanya.

Dia berharap, melalui kegiatan seperti ini akan lahir sikap patriotisme warga untuk makin bangga menjadi bagian dari rakyat Indonesia. “Walaupun tinggal di daerah pedalaman, jiwa dan kecintaan kami kepada Indonesia sudah harga mati," ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal