Perairan Rawan, Perbatasan Mimika-Asmat Kerap Terjadi Kecelakaan Laut

Antara
Tim SAR gabungan mencari korban kapal tenggelam di perairan Mimika. (Foto: Antara).

TIMIKA, iNews.id - Kecelakaan laut kerap terjadi di perbatasan Kabupaten Mimika dan Asmat, Papua. Perairan tersebut tergolong rawan karena arus yang tak teratur dan gelombang tinggi di atas tiga meter.

Informasi yang dihimpun, perairan di Pulau Tiga memang tak terlalu bersahabat, khususnya bagi nelayan dengan perahu kecil.

Penyebabnya diduga karena cuaca buruk di sekitar laut tersebut, termasuk angin kencang yang membuat arus tak teratur dan munculnya gelombang tinggi.

Sebagian besar kecelakaan laut yang terjadi di perairan tersebut membuat perahu terbalik hingga karam diterpa ombak besar, seperti yang baru-baru ini menimpa Kapal Uty Star di perairan Pulau Yapero.

Tujuh orang penumpang hilang setelah kapal yang mereka tumpangi dilaporkan tenggelam pada Selasa (16/2/2021). Tim SAR gabungan saat ini masih mencari keberadaan korban.

"Tinggi gelombang mencapai tiga meter, sehingga tim sulit tembus sampai ke lokasi kejadian. Pencarian dilanjutkan Rabu pagi," kata Kepala Kantor SAR Timika George L Mercy Randang, Selasa kemarin.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Pencari Kepiting Bakau di Mimika Diterkam Buaya, Hilang Diseret ke Dalam Sungai

57 tahun lalu

Studi Banding ke Mimika, Legislator Perindo Boven Digoel Dorong Perda Perlindungan Naker

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

Perahu Nelayan Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Kalianda Lampung Selatan, 1 Nelayan Hilang

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut 2 Motor Tabrakan di Mapurujaya Mimika, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal