Masyarakat Adat Akan Kelola Tambang Emas di Manokwari

Antara
Warga menggelar pertemuan bersama Gubernur Papua Barat terkait izin tambang emas. (Foto: Antara).

MANOKWARI, iNews.id - Masyarakat adat Suku Meyah akan mengelola potensi pertambangan emas yang ada di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Namun proses perizinannya masih menunggu peraturan pemerintah.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua Barat, Yohanes Tulus mengatakan, izin pertambangan rakyat dikeluarkan oleh Menteri ESDM. Namun untuk mempermudah pelayanan pusat melimpahkannya ke gubernur.

"Surat dari menteri maupun Gubernur sudah kita sampaikan kepada masyarakat adat," kata Tulus di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (16/10/2020).

Izin pertambangan rakyat bisa diberikan baik kepada perorangan maupun koperasi. Masing-masing memiliki ketentuan terutama terkait luas areal yang dikelola.

"Untuk perorangan lahan yang dikelola maksimal lima hektare, sedangkan untuk koperasi bisa 10 hektare. Kalau masyarakat mau mengelola 15-20 hektare, harus ada lebih dari satu koperasi," ujarnya.

Dewan adat dari Suku Meyah memang telah membentuk satu koperasi yang diberi nama Meirengkey Meyah Otgesinsu. Dengan lembaga ini, masyarakat ingin mengelola dan memanfaatkan sendiri potensi emas di daerahnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konflik Tanah Ulayat di Manggarai NTT, 2 Kelompok Adat Nyaris Perang Tanding

57 tahun lalu

24 Orang Ditangkap dari Penggerebekan Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Tragedi Lubang Tambang Emas di Nanggung Bogor, Korban Tewas Jadi 11 Orang

57 tahun lalu

Diintimidasi saat Sidak Tambang Emas, Ketua Komisi II DPRD Gorontalo Lapor Polisi

57 tahun lalu

Viral! Ketua Komisi II DPRD Gorontalo Diintimidasi saat Sidak Tambang Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal