Malaria Masih Jadi Ancaman bagi Warga di Perbatasan RI-PNG

Antara
Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY melayani kesehatan warga Papua di perbatasan RI-PNG Kampung Ampas, Kabupaten Keerom, Papua. (Foto: Antara/HO-Pendam XVII

KEEROM, iNews.id - Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY memberikan pelayanan kesehatan kepada warga perbatasan kampung Ampas, Kabupaten Kerom, Papua, sebagai wujud kepedulian TNI di tengah pandemi Covid-19. Namun, ancaman malaria juga mencatat catatan petugas.

"Pelayanan kesehatan di tengah situasi pandemi untuk warga perbatasan ini dilakukan anggota Pos Ampas dipimpin Wadanpos Serka Sunarto," kata Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf. Taufik Hidayat, Minggu (14/10/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa kondisi kesehatan masyarakat merupakan prioritas utama perhatian Satgas Yonif Mekanis 512/QY. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan akan diberikan khususnya untuk kampung yang berada di wilayah penugasan.

"Selain Covid-19, malaria juga masih menjadi ancaman utama terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan Papua, khususnya di Kabupaten Keerom," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

349 Prajurit Kembali ke Kodam II Sriwijaya dari Perbatasan Indonesia-Malaysia, 1 Orang Gugur

57 tahun lalu

Mantan DPRD Indramayu Bersama Puluhan WNI Disekap dan Disiksa di Perbatasan Thailand-Myanmar

57 tahun lalu

DBD dan Malaria Mewabah di Nias Selatan, Data BNPB 8 Pasien Meninggal

57 tahun lalu

Abdi SAPMA Mengajar Batas Negeri Dilaksanakan di Sanggau Kalbar, Ini Tujuannya

57 tahun lalu

Kecelakaan Hari Ini di Jayapura, Mobil Pikap Hilang Kendali Masuk ke Parit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal