Kronologi Penikaman Pendeta di Jayawijaya, Berawal saat Korban Diserempet Mobil

Antara
Polisi menangkap terduga penikam pendeta di Jayawijaya. (Foto: Antara)

WAMENA, iNews.id - Polisi menangkap terduga penikam Pendeta Tomas Tabuni (51) di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena sedang terpengaruh minuman keras.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, insiden penikaman ini berawal saat korban pulang dari Gereja GIDI di Jalan Hom-Hom, lalu nyaris diserempet mobil.

"Korban menghampiri kendaraan tersebut hendak menanyakan kenapa nyaris menyenggol korban apakah sengaja atau tidak sengaja," kata Kamal di Kota Jayapura, Papua, Selasa (2/2/2021).

Pelaku yang dalam pengaruh minuman keras tidak terima ditegur. Lalu tiba-tiba rekan pelaku mendorong korban, saat bersamaan pelaku mengeluarkan alat tajam berupa sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu menikam korban.

Setelah pelaku melakukan penikaman terhadap korban, pelaku langsung melarikan diri ke jalan Muslimah Wamena. Saksi yang melihat insiden itu langsung melaporkannya ke piket di Mapolres Jayawijaya di Wamena.

Korban Pendeta Tabuni yang mengalami luka di dada kiri dan bahu kanan langsung dbawa ke RSUD Wamena untuk memperoleh penanganan medis.

"Kasusnya saat ini ditangani Polres Jayawijaya dan diharapkan masyarakat tidak terprovokasi dan melakukan aksi yang menganggu kamtibmas," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

2 Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong Ditangkap, Sempat Melawan Saat Disergap

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal