Kasus Pemukulan Anggota TNI di Boven Digoel Masih Diinvestigasi

Antara
Proses investigasi TNI. (Foto: Dok iNews).

JAYAPURA, iNews.id - Investigas kasus pemukulan anggota TNI di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua, tak akan ditutup-tutupi. Apalagi peristiwa ini menyebabkan korban tewas.

Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Arm Reza Nut Patria mengatakan, masih menunggu hasil investigas anggota di lapangan. Pelaku yang terlibat akan diproses hukum, dan kasusnya tak akan ditutup-tutupi.

"Bila ada anggota TNI yang terlibat akan diproses sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku," kata Letkol Arm Reza Nut Patria di Kota Jayapura, Papua, Minggu (14/9/2020).

Dandrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko ditunjuk memimpin investigasi kasus dugaan pemukulan terhadap warga yang dilakukan anggota TNI saat sweeping masker.

"Kami masih menunggu laporan hasil investigasi tersebut," ujar dia.

Sebelumnya seorang warga Distrik Jair, Oktaviabus Batere Warip, tewas diduga akibat dianiaya oknum anggota TNI. Insiden ini terjadi pada Jumat (24/7/2020) lalu saat sweeping masker.

Kasus ini berawal saat ada laporan warga yang kemalingan di rumahnya. Anggota TNI kemudian menangkap pelaku dan menginterogasinya. Belum diketahui motif penganiayaan yang menyebabkan korban tewas.

"Harusnya setelah mengamankan pelaku langsung diserahkan ke polisi. Keberadaan anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas adalah menjaga wilayah perbatasan," kata Brigjen TNI Bangun Nawoko.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
6 hari lalu

Update Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat Personel TNI

24 hari lalu

Viral Satu Kompi TNI Dituding Curi 16 Ekor Lembu di Labuhanbatu, Ini Fakta Sebenarnya

2 bulan lalu

Duduk Perkara Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung Utara

2 bulan lalu

Viral Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung Utara, 8 Orang Luka

2 bulan lalu

Remaja di Situbondo Dihajar Oknum Prajurit TNI Pakai Selang, Diduga Masalah Cinta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal