Kapolda Papua: Jangan Ada Kekerasan Selesaikan Sengketa Pilkada

Antara
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab. (Foto: Antara)

TIMIKA, iNews.id - Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, meminta kandidat yang maju dalam Pilkada 2020 serta para pendukungnya tak memakai kekerasan dalam menyelesaikan sengketa. Ada jalur hukum yang dapat ditempuh sesuai konstitusi.

Irjen Pol Waterpauw mengatakan, bila ada indikasi kecurangan atau temuan-temuan lain, dapat diproses secara hukum. Jangan sekali-kali menggunakan kekerasan.

"Ingat, kita masih ada dalam situasi pandemi Covid-19. Jadi, jangan buat hal-hal yang merugikan banyak orang," kata Kapolda di Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (10/12/2020).

Pilkada 2020 sudah berlangsung di hampir seluruh TPS 10 kabupaten Papua. Hanya beberapa distrik di Kabupaten Yahukimo yang belum menyelenggarakan pemungutan suar karena logistik belum bisa diangkut lantaran cuaca tidak mendukung.

Sementara Pilkada serentak di Kabupaten Boven Digoel dipastikan ditunda lantaran adanya sengketa terkait penetapan pasangan calon bupati-calon wakil bupati hingga memicu aksi kekerasan berupa pembakaran rumah salah satu kandidat belum lama ini.

Terkait hasil Pilkada nantinya, Irjen Pol Waterpauw meminta masyarakat di 10 kabupaten yang menyelenggarakan hajatan pesta demokrasi ini harus berjiwa besar menerima hasil yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu.

"Ketika nanti diputuskan siapa pemenangnya, masyarakat harus legawa dan berjiwa besar menerima hasil itu," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Pencari Kepiting Bakau di Mimika Diterkam Buaya, Hilang Diseret ke Dalam Sungai

57 tahun lalu

Studi Banding ke Mimika, Legislator Perindo Boven Digoel Dorong Perda Perlindungan Naker

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

Polda Papua Siaga Penuh Jelang Persipura vs Adhyaksa, Kerahkan 700 Personel Gabungan

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal