JAYAPURA, iNews.id - Gempa bumi magnitudo 6.3 yang mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, Kamis (20/6/2019) dini hari, merusak sejumlah rumah warga di Distrik Tor Atas.
Kapolres Sarmi AKBP Paul Izak Sakoli mengaku, baru mendapat laporan tentang kerusakan rumah warga di kampung Iswari, Distrik Tor Atas, sekitar pukul 18.00 WIT, namun belum bisa memastikannya karena masih menunggu laporan kapolsek.
“Saya mendapat laporan ada tiga hingga delapan rumah warga yang rusak akibat gempa 6.3 SR yang terjadi Kamis dini hari, namun untuk memastikan masih menunggu laporan dari Kapolsek atau Kadistrik Tor Atas karena terbatasnya sarana komunikasi ke daerah itu,” kata Paul Izak.
Ditanya tentang korban jiwa, Kapolres Sarmi mengaku belum mendapat laporan. “Kami masih menunggu laporan mengingat akses ke kampung tersebut cukup sulit dijangkau sementara telekomunikasi juga tidak ada akibat tower SSB tersambar petir,” kata AKBP Sakoli.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Robert Welliam Manderi mengatakan, ada laporan tentang kerusakan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempa. “Namun hingga kini masih menunggu laporan lengkap, termasuk lokasinya berada di distrik mana,” kata Robert.