Bupati Intan Jaya Data Pengungsi usai Kontak Tembak antara TNI Polri dan KKB

Antara
Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni. (Foto: Sindonews).

JAYAPURA, iNews.id - Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengirim kurir untuk bertemu dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Langkah ini untuk mengatasi gangguan keamanan agar kembali kondusif sehingga warga dapat beraktivitas dengan normal.

Selain itu, pemerintah setempat juga sudah menurunkan tim untuk mendata warga yang mengungsi sehingga bisa diketahui jumlahnya secara pasti.

"Sebagian besar warga di sejumlah kampung di Distrik Sugapa mengungsi sejak terjadinya kontak tembak antara KKB dengan aparat keamanan," ujar Bupati Tabuni, Selasa (2/11/2021).

Bupati mengungkapkan, warganya masih ketakutan. Termasuk ASN hingga kini memilih mengungsi dan mengamankan diri beserta sanak keluarganya.

Menurutnya, ada enam lokasi yang menjadi tempat penampungan warga mengungsi yakni di gereja, Polsek dan Koramil yang saat ini kondisinya mulai kekurangan logistik.

Bupati menambahkan, pesawat carter akan mengangkut bahan makanan, namun sambil menunggu dropping dari Nabire. Dia juga meminta bantuan dari warung di Sugapa yang memiliki persediaan agar menjualnya ke pemda.

"Sambil menunggu dropping, kami akan meminta bantuan kios-kios yang masih memiliki persediaan bahan makanan untuk dijual ke pemda sambil menunggu pengiriman dari Nabire," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal