Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang

Tim iNews
Polisi musnahkan bom aktif peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor untuk mencegah bahaya ledakan bagi masyarakat. (Foto: dok Polri)

Dia menjelaskan, hasil identifikasi Tim Jibom Polda Papua menunjukkan bom dan proyektil yang ditemukan masih aktif. Padahal, benda-benda tersebut sudah berusia puluhan tahun.

“Dari hasil pemeriksaan Tim Jibom, amunisi yang ditemukan masih dinyatakan aktif. Walaupun kondisinya sudah berkarat, pernah terendam air laut, bahkan tertanam di dalam tanah selama puluhan tahun, benda-benda tersebut tetap memiliki potensi ledakan yang sangat berbahaya,” katanya.

Menurutnya, amunisi sisa perang tidak boleh dianggap remeh. Benda-benda tersebut tetap dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun lingkungan sekitar. Tingkat daya ledaknya juga berbeda-beda tergantung jenis dan ukuran proyektil. Karena itu, penanganan harus dilakukan oleh tim khusus sesuai prosedur keselamatan.

Masyarakat diminta tidak menyentuh, memindahkan, atau menyimpan benda yang diduga sebagai bom, granat, proyektil, maupun amunisi peninggalan perang. Warga diimbau segera melaporkan temuan tersebut kepada Polsek, Koramil atau Polres terdekat.

Wadanyon A Satbrimob Polda Papua AKP Sem Hanasbey mengatakan, proyektil yang dimusnahkan masih mengandung high explosive atau bahan peledak berkekuatan tinggi. Kandungan tersebut membuat bom berpotensi meledak sewaktu-waktu.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

12 Rumah Rusak Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, Termasuk Gereja

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 3 Masih Dicari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal