Antisipasi PMK, Pemkab Jayawijaya Larang Pedagang Datangkan Daging Sapi dari Luar

Antara
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya, Lukas Kossay. (Foto: Antara).

WAMENA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua melarang para pedagang mendatangkan daging sapi dari luar daerah tersebut. Larangan itu berkaitan dengan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya, Lukas Kossay mengatakan, walau tidak mengizinkan pendistribusian daging sapi dari luar, warga Jayawijaya tidak perlu khawatir stok daging sapi sebab cukup tersedia.

"Kalau ada yang sengaja memasukkan itu, kami akan larang untuk dijual karena memang tidak boleh masuk dahulu," ujar Lukas di Wamena, Jumat (24/6/2022).

Dia menuturkan, stok daging sapi yang sementara dijual di beberapa distributor di Jayawijaya berasal dari sapi lokal yang aman dari PMK.

Larangan itu, kata dia dikeluarkan sebab di Jayawijaya tidak ada balai pengawasan obat dan makanan (BPOM) yang dapat memastikan keamanan bahan makanan yang masuk di wilayah ini.

"Kalau ada daging sapi itu tetap ditahan dan kami melakukan koordinasi dengan balai POM di Jayapura," katanya.

Menurutnya, pemerintah berusaha melakukan itu agar PMK pada hewan yang terjadi di luar Papua tidak berimbas ke Jayawijaya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Karantina Sulut Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Daging Celeng di Pelabuhan Bitung

57 tahun lalu

Residivis Pencurian Sapi di Lumajang Ditembak Polisi , 4 Pelaku Lainnya Diburu

57 tahun lalu

PWNU Kaltim Terima Sapi Kurban Berbobot 650 Kg dari Kadin Indonesia

57 tahun lalu

Program 1 Juta Kantong Kebahagiaan, Partai Perindo Lombok Utara Serahkan 7 Sapi Kurban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal