4 Bulan Pilot Susi Air Disandera KKB, Ini Penyebab Berlarutnya Proses Pembebasan

Fredy Nuboba
Prajurit TNI Polri yang disiapkan bertugas di Papua dan menyelamatkan pilot Susi Air dari tangan KKB Egianus Kogoya. (Foto: iNews/Fredy Nuboba)

JAYAPURA, iNews.id - Empat bulan sudah pilot Susi Air Kapten Philip Mehrtens disanderaKelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Proses upaya pembebasan saat ini masih terus dilakukan aparat keamanan bersama pemerintah daerah setempat serta tokoh masyarakat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, salah satu kendala dan berlarutnya pembebasan karena tak dibukanya ruang komunikasi.

"KKB Egianus ini susah untuk berkomunikasi sehingga proses upaya pembebasan ini berlangsung alot hingga berlarut-larut," ujarnya, Jumat (9/6/2023).

Kendati demikian, dia menegaskan proses penyelamatan tetap mengedepankan jalan negosiasi dan dialog.

"Kami aparat keamanan bersama Pemerintah Daerah Nduga dan tokoh masyarakat tetap kedepankan negosiasi," katanya.

Menurutnya selain pemda dan TNI Polri, negosiasi juga dilakukan kombatan OPM serta beberapa tokoh gereja serta pemuda di daerah setempat yang terus menyuarakan agar Egianus Kogoya membebaskan Pilot Susi Air.

Sebelumnya beredar vidio viral KKB Egianus Kogoya mengancam akan mengeksekusi pilot berkewarganegaraan Selandia Baru tersebut dalam jangka waktu 2 bulan jika permintaan mereka tidak disetujui pemerintah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang

57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap di Pasar Kago Ilaga Puncak

57 tahun lalu

Update Ledakan di Biak Papua, Sudah 34 Potongan Tubuh Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal