Perusakan Pesantren Assunah Lombok Timur, Polda NTB Minta Warga Tidak Terprovokasi

Edy Gustan
Bangkai mobil saat peristiwa perusakan pesantren As-Sunnah, Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (2/12/2021) dini hari. (Foto: iNews/Edy Gustan)

MATARAM, iNews.id - Polda Nusa Tenggara Barat memberikan atensi khusus atas aksi sekelompok massa tidak dikenal yang merusak pesantren As-Sunnah, Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (2/12/2021) dini hari. Kejadian tersebut diduga buntut dari menyebarnya potongan video yang mendiskreditkan sejumlah makam leluhur di Lombok.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, akan mengambil keterangan dari berbagai pihak terkait permasalahan tersebut, baik kasus perusakan dan video ujaran kebencian tersebut.

“Percayakan kepada polisi untuk menuntaskan kasus tersebut dan kami masyarakat agar tenang," ujar Artanto kepada wartawan, Minggu (2/1/2022) malam.

Dia menjelaskan, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan warga juga telah mendatangi Polda NTB untuk menyampaikan laporan terkait keberatannya dengan ujaran kebencian dalam video tersebut.

Untuk itu, warga diharap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkistis yang dapat mengganggu jalannya proses penegakan hukum.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNA Malaysia Jatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Eks Puskesmas Pembantu di Lombok Timur

57 tahun lalu

Polda NTB Bongkar 3 Kasus Prostitusi di Mataram, 4 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Hina Suku Sunda dan Viking, Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Heboh! Benda Mencurigakan Mirip Torpedo Ditemukan di Perairan Gili Trawangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal