Tekan Anggaran Blangko KTP, Patrick Moenandar Dorong Pemkot Ambon Percepat Aktivasi IKD

Tim iNews
Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar. (Foti: ist)

AMBON, iNews.id – Transformasi digital di sektor administrasi kependudukan (adminduk) kini menjadi kebutuhan mendesak demi menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, dan efisien. DPRD Kota Ambon mendorong pemerintah kota setempat untuk melakukan percepatan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada seluruh lapisan masyarakat.

Langkah ini dinilai strategis tidak hanya untuk memodernisasi tata kelola birokrasi, melainkan juga berpotensi besar menekan beban anggaran belanja daerah dalam pengadaan fisik kartu.

Efisiensi Anggaran

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar menegaskan, peralihan dari KTP elektronik (e-KTP) fisik menuju IKD berbasis aplikasi merupakan solusi konkret atas efisiensi anggaran belanja daerah. Selama ini, pos pengadaan blangko e-KTP menyedot alokasi anggaran yang tidak sedikit.

"Semakin tinggi angka aktivasi IKD di ponsel pintar warga, maka kebutuhan pencetakan kartu fisik e-KTP otomatis akan menurun drastis," katanya dalam keterangan resminya, Selasa (23/6/2026).

Da menuturkan, hasil efisiensi dari pos pengadaan blangko tersebut dapat dialihkan untuk mendanai program pelayanan publik lain yang jauh lebih mendesak bagi kesejahteraan warga Ambon.

"Semakin banyak warga yang beralih ke IKD, semakin kecil kebutuhan pencetakan KTP fisik. Kondisi ini membuka ruang efisiensi anggaran yang signifikan untuk memperkuat kualitas pelayanan di sektor lain," ujar Patrick Moenandar.

Kendati sistem teknologi telah siap, politisi Partai Perindo ini mengingatkan bahwa kunci keberhasilan migrasi adopsi digital ini berada pada tingkat pemahaman masyarakat.

Patrick meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tidak hanya pasif menunggu di kantor, melainkan jemput bola melakukan sosialisasi masif.

"Sosialisasi harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh seluruh wilayah, termasuk warga yang berada di pinggiran kota. Masyarakat harus diedukasi mengenai apa saja manfaat IKD, bagaimana proses aktivasinya yang aman, serta pemanfaatannya untuk mengakses berbagai layanan publik," kata Patrick.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Prajurit TNI AL Jabat Ketua Perindo Sultra, Ferry Irawan Targetkan Raih Kursi DPR

57 tahun lalu

Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Perindo Madiun Optimis Raih 5 Kursi DPRD

57 tahun lalu

Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo

57 tahun lalu

Pendidikan Gratis Belum Terimplementasi Setahun Pascaputusan MK, Binsar Simarmata Minta Kadisdik Medan Ambil Peran

57 tahun lalu

Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal