Polda NTT Bentuk Tim Khusus Selidiki Penyebab Kapal Terbakar di Kupang

Eman Suni
Kapolda NTT Irjen Pol Jonny Asadoma akan membentuk tim khusus selidiki kapal terbakar di Laut Timor. (Foto : iNews/Eman Suni)

KUPANG, iNews.id - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Jonny Asadoma menyebut telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki penyebab kapal cepat Cantika Express 77 terbakar di perairan Laut Timor. Peristiwa ini menyebabkan 14 orang meninggal dunia.

Kapolda NTT mengatakan, tim khusus ini terdiri atas anggota Satpolairud dan Dirkrimum Polda NTT. Tim akan bertugas menginvestigasi pelanggaran dan penyebab kapal terbakar.

"Tim gabungan ini akan mengusut semua hal yang berhubungan dengan kejadian kapal terbakar ini. Pelangaran apa yang terjadi, apa penyebab kebakaran kapal ini diselidiki," ujarnya, Selasa (25/10/2022).

Sementara menyangkut data penumpang, Kapolda mengakui masih ada kesimpangsiuran. Beberapa data berbeda untuk jumlah penumpang dan masih dalam pendalaman.

"Data kami jumlah penumpang yang sudah ditemukan sebanyak 312 orang. Di antaranya 14 orang dinyatakan meninggal," katanya.

Diketahui, saat ini ada beberapa korban yang masih dirawat dirawat di rumah sakit. Termasuk juga jenazah korban yang disemayamkan di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully Kupang sambi menunggu keluarga datang untuk mengambil dan diserahkan secara resmi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolda NTT Peringatkan Pembuat dan Pemilik Senjata Api Rakitan, Ancam Tindak Tegas 

57 tahun lalu

Kapal Phinisi di Labuan Bajo Diamankan Polisi, Diduga Angkut Solar Subsidi Ilegal

57 tahun lalu

Pascakonflik di Adonara NTT, 52 Senjata Rakitan Diserahkan Warga ke Polres Flores Timur

57 tahun lalu

Polda NTT Bongkar 27 Kasus BBM Subsidi Ilegal, Kerugian Negara Tembus Rp10,16 Miliar

57 tahun lalu

Terbongkar! 11 Juta Batang Rokok Ilegal Diselundupkan di Perbatasan NTT, Libatkan WNA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal