Peralatan Pantau Gunung Anak Krakatau Rusak

Antara
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terekam beberapa waktu lalu. (Foto: Antara)

LAMPUNG, iNews.idGunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, masih aktif meletus (erupsi). Kendati demikian, intensitasnya mulai menurun, jarak aman ditetapkan radius 5 kilometer (Km) dari kawah.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau (GAK) Andi Suardi mengungkapkan, masyarakat tak perlu resah namun harus tetap waspada. Meski aktif mengeluarkan letusan beserta material dalam beberapa waktu terakhir, kini sudah tidak terdengar lagi suara dentuman atau gemuruh seperti sebelumnya.

Andi juga membenarkan peralatan pantau aktivitas Gunung Anak Krakatau masih mengalami kerusakan dan menunggu perbaikan, sambil memastikan petugas dapat mendarat di lokasi gunung api tersebut. Diharapkan kerusakan peralatan itu segera diperbaiki.

Saat ini, pengamatan aktivitas Anak Krakatau dapat dilakukan dari pos pantau di Pasauran, Carita (Banten). Pengamatan ini meliputi prakiraan ketinggian asap akibat erupsi, tanda-tanda fisik ketika awan panas meluncur ke lautan, arah angin yang mempengaruhi abu vulkanis, kepekatan asap karena erupsi dan kondisi cuaca saat pengamatan berlangsung.

“Catatan ini kemudian dikirimkan ke Pos Pengamatan di Pasauran, Carita (Banten) setiap enam jam dalam satu hari. Kami terus berkoordinasi dengan BMKG terkait informasi adanya retakan di lereng gunung,” ujarnya, Sabtu (5/1/2019).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M 6,7 di Palu, Kantor Bupati Sigi hingga Rumah Warga Rusak

57 tahun lalu

Kondisi Terkini usai Gempa M 7,6 di Ternate, 233 Rumah Rusak, 1.966 Jiwa Mengungsi

57 tahun lalu

Dampak Gempa Pacitan M5,5, Atap Kantor Kecamatan di Trenggalek Jatuh Timpa 3 Pegawai

57 tahun lalu

Penampakan Kertasari Porak-poranda akibat Gempa Bandung, Daerah Paling Parah Terdampak

57 tahun lalu

Gempa M4,5 Guncang Nias, Berpusat di Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal