Otorita IKN Tanda Tangani Kontrak Baru, Nilai Proyek Lebih dari Rp1 Triliun

iNews
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono. (Foto: Dok. iNews).

JAKARTA, iNews.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi menandatangani enam kontrak baru dalam rangka pembangunan tahap kedua. Total nilai proyek mencapai lebih dari Rp1 triliun, mencakup pekerjaan fisik dan manajemen konstruksi.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono mengatakan, penandatanganan ini merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan menuju target pembangunan jangka menengah IKN

"Tahun 2026 nanti mungkin ada lagi untuk pekerjaan yang belum. Ini akan terus berlanjut agar kita bisa mulai bekerja membangun kawasan yudikatif dan legislatif," ujar Basuki, Selasa (11/11/2025).

Dia menjelaskan, satu paket pekerjaan fisik yang ditandatangani, yaitu pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Legislatif sepanjang 3,7 km, terdiri dari 10 ruas utama dan 4 jembatan. Proyek ini dijadwalkan selesai pada 2027 dan dikerjakan oleh empat perusahaan konstruksi.

Lima paket lainnya merupakan jasa manajemen konstruksi untuk pembangunan gedung-gedung legislatif seperti DPR, DPD, MPR, serta kawasan yudikatif dan bangunan pendukung. Masing-masing proyek ditangani oleh konsorsium perusahaan konsultan nasional.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Media Asing Singgung IKN, Bakal Jadi Kota Hantu

57 tahun lalu

Tol IKN Resmi Dibuka Fungsional Selama Nataru, Ribuan Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

Buronan Penipuan Proyek di 5 Polda Ditangkap, Korban Dirugikan hingga Rp1,9 Miliar

57 tahun lalu

Ditargetkan Beroperasi Komersial 2026, Bandara VVIP IKN Tunggu Perpres

57 tahun lalu

Polri Ungkap Penjualan Batu Bara Ilegal di Tahura Bukit Soeharto, 6.000 Ton Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal