Badan Otorita IKN Sebar Perangkap Tangani Serangan Tikus: Kami Tidak Tinggal Diam

Mukmin Azis
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati Tena beri keterangan terkait serangan hawa tikus di kawasan IKN. (Foto: iNews/Mukmin Azis)

PASER, iNews.id - Badan OtoritaIbu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat dengan serangan tikus di Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP). Salah satu langkahnya dengan menyebarkan ratusan perangkap untuk menekan populasi hama tikus tersebut.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati Tena mengatakan, banyaknya tikus yang berkeliaran karena kawasan IKN dibangun di atas lahan yang dulunya merupakan hutan dan perbukitan. Akibatnya saat ini terdapat banyak sarang tikus.

"Jadi ini area Bapak Ibu bisa lihat, teman-teman bisa lihat, ini kan dulu hutan, area perbukitan dan sebagainya, ini ada banyak juga sarang tikus ya. Kami tidak tinggal diam, melalui kedeputian sosial pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang kesehatan, sudah melakukan antisipasi untuk menghadapi," ujarnya, Senin (7/4/2025).

Menurutnya, ratusan perangkap sudah disebar untuk menekan populasi hama tikus.

"Hari ini saya katakan serangan tikus memang cukup banyak, namun sudah dibagi obatnya, perangkap tikus. Nanti ada langkah-langkah preventif dari teman-teman yang menangani bidang kesehatan," katanya.

Sebelumnya viral serangan tikus di KIPP IKN Kaltim. Dalam video viral di media sosial terlihat seorang wisatawan kejar-kejaran dengan tikus yang berkeliaran di ibu kota baru tersebut.

Hama tikus ini terlihat berkeliaran meski di tengah keramaian ribuan pengunjung yang berlalu lalang. Kemunculan hama tikus ini pun dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan pengunjung, namun juga merusak nilai estetika IKN sebagai kota yang nyaman dan modern.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Viral Aksi Licik Emak-Emak Gasak Pakaian Adat Bali di Gianyar, Toko Rugi Jutaan Rupiah

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Misteri Kematian Warga Boyolali usai Makan Sate Kiriman, Makam Dibongkar Polisi

57 tahun lalu

Viral Teror Pocong Bawa Celurit Bikin Resah Warga Bangkalan, 3 Orang Ditangkap 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal