Pemprov Kalsel Berharap Tak Terjadi Gelombang Kedua Wabah Covid-19

Antara
Ilustrasi virus corona (Antara)

BANJARMASIN, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) berharap jangan sampai terjadi gelombang kedua wabah virus corona (Covid-19). Sebab penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah berakhir di wilayah tersebut.

"Jangan karena tidak lagi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah merasa bebas dari COVID-19, sehingga merasa tidak perlu lagi mematuhi protokoler kesehatan," Sekretaris Provinsi Kalsel H Abdul Haris Makkie di Banjarmasin, Senin (8/6/2020).

Haris yang juga Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalsel mengharapkan, masyarakat tetap mematuhi protokoler kesehatan guna menghindari penularan virus corona. Saat ini Pemprov Kalsel mempersiapkan menuju new normal atau tatanan kehidupan yang normal baru.

"Dalam new normal pun, kita tetap harus mematuhi protokoler kesehatan agar tidak muncul Covid-19 gelombang kedua atau berikutnya karena ketidakdisiplinan terhadap protokoler kesehatan," katanya.

Dia juga meminta aparat gabungan menjaga kepatuhan warga masyarakat terhadap protokol kesehatan.

"Saya optimis dengan kegotongroyongan tinggi dan disiplin mematuhi protokoler kesehatan dari semua lapisan masyarakat, Covid-19 akan segera berlalu. Dan kita bisa kembali menikmati keadaan kehidupan yang normal, tanpa mengesampingkan protokol kesehatan," ucap dia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal